ah.. para sahabat..
maafkan aku
yang meracau pada kalian hari ini..
ada pesan lagi yang siap disini..
hei rindang pohon yang tegak.
kutitipkan lagi sebuah surat padamu,
sampaikanlah pada sulurmu
sebar pada akar..
hai air yang tenang..
mengalirlah diantarah celah.
meniti sejengkal demi sejengkal..
demi niatku padamu..
hai semilir angin yang sepoi..
layangkanlah ke ujung sana..
perlahan dengan belaian..
hai batu yang tegar..
sisiplah diantara ramai..
bertahap tanpa misteri..
pasti tanpa halusinasi..
hai titik cahaya..
berilah tanda jika mereka sudah disana..
bersama pesanku yang kedua..
ah sahabat..
harusnya kalian membukanya terlebih dahulu..
tapi ku tahu kalian yakin padaku..
pikiran yang sama dalam waktu..
ah.. sahabat..
hanya senyum kalian yang menemaniku..
yang kutahu..
aku menyampaikan surat itu..

Post a Comment