Apa yang ada dipikiran anda sewaktu mendengar kata ‘World Bank’? Sepertinya sebagian besar akan mengatakan sebuah lembaga yang mengatur tentang keuangan dunia, ada juga yang menyatakan bahwa itu adalah tempatnya mantan menteri keuangan berada, atau malah menyebutkan tempat kita berutang.
Kemarin, rabu 14 Maret 2012, kami warga STAN berkesempatan untuk mengenal World Bank lebih dekat. Perkenalan ini disajikan oleh 3 orang penyaji yang merupakan petinggi dari World Bank sendiri yaitu Pak Hekinus Manao, Dini Djalal, dan Gunawan Pribadi. Penyajian ini disajikan dalam bentuk kuliah umum yang dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing kelas dan juga dosen dan petinggi STAN, termasuk dosen dan pegawai sekretariat.
Kuliah umum dimulai dengan pembukaan oleh MC dan di lannjutkan dengan live accoustic performance dari Artsy Chamber sebuah perkumpulan penyanyi dan pemain musik yang menggunakan beberapa instrumen akustik. Adapun lagu yang dibawakan oleh mereka adalah Still a friend of mine - Incognito, Can’t take my eyes off you dan You’re my everything - Glenn Fredly.
Kemudian acara pun dilanjutkan dengan acara inti yaitu Kuliah umum World Bank. Yang menjadi moderator adalah Bapak Marmah Hadi, beliau merupakan alumni STAN yang cukup sukses dibidangnya. Materi pertama yang disampaikan oleh Pak Hekinus Manao, beliau adalah seorang alumni STAN dan saat ini menjabat sebagai Executive Director dan sebagai anggota Board of Directors of the World Bank mewakili Brunei Darussalam, Fiji, Indonesia, Lao PDR, Malaysia, Myanmar, Thailand, Tonga dan Vietnam. Sebelumnya beliau sempat menjabat sebagai Inspektur Jenderal di Kementerian Keuangan di Indonesia.
Materi pertama yang disampaikan berjudul “THE WORLD BANK AND THE DEVELOPING COUNTRIES : Roles, Challenges, and Opportunities”. Dalam materi tersebut dapat diketahui bahwa World Bank adalah sebuah organisasi yang dibentuk akibat kebutuhan pembangunan kembali ekonomi internasional yang mendesak akibat perang. World Bank tidak sama dengan IMF, jika IMF menangani perekonomian pada umumnya maka World Bank menangani perbaikan kualitas pembangunan negara-negara terutama negara yang masih tergolong miskin sesuai dengan visi WB yaitu “Our Dream is a world free of poverty”.
World Bank Group sendiri terdiri atas 5 institusi, yaitu International Bank for Reconstruction and Development (IBRD), International Development Association (IDA), International Finance Corporation (IFC), Multilateral Invesment Guarantee Agency (MIGA), dan International Center for the Settlement of Investment Disputes (ICSID). Masing-masing institusi ini memiliki tujuannya masing-masing,
- IBRD (World Bank) yaitu memperbaiki kualitas pembangunan rakyat yang masih miskin. Selain, menyediakan dana WB juga mengembangkan kemampuan teknis yang dimiliki negara yang sedang berkembang.
- IDA, bertujuan untuk melakukan dukungan pembangunan negara-negara yang tergolong miskin (yang pendapatan perkapitanya hanya mencapai 2 dollar per hari).
- IFC bertujuan untuk mendukung korporasi ataupun perusahaan swasra yang ingin berinvestasi
- MIGA bertujuan untuk melindungi investor yang ingin berinvestasi (dengan memberikan garansi) dari gangguan-gangguan yang cenderung berbau politik
- ICSID bertujuan untuk memediasi investor dengan negara tertentu (sebagai forum arbitrase)
Mengapa sebuah negara harus meminjam dari WB? Ada beberapa alasan yand dijadikan untuk meminjam dari WB, diantaranya WB memiliki biaya bunga dengan rating AAA dengan biaya sangat rendah, WB dapat meminjamkan dana kepada negara yang sangat miskin dengan tanpa bunga. Jika meminjam pada pasar lebih tidak terkontrol sedangkan jika meminjam ke WB akan ditanya tujuan terlebih dahulu dan WB akan mengontrol progress proyek yang diajukan pendanaannya.
WB tidak hanya mendukung pendanaan dibagian pemberantasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, tetapi dibanyak bidang lain, seperti pencegahan malaria, reformasi sistem perpajakan, pembangunan database, pembangunan kehidupan urban, melawan HIV/AIDS, perencanaan keluarga dan populasi dan masih banyak lagi. Apa saja contohnya di Indonesia? BOS, Jamkesmas, PNPM adalah beberapa program yang merupakan kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan WB.
Fokus kerja WB saat ini adalah di bagian Asia Timur dan Pasifik serta Asia Selatan. Karena hasil penjumlahan dari populasi yang terdapat di negara-negara tersebut sekitar 2/3 dari seluruh total populasi manusia yang ada diseluruh permukaan bumi. Menurut hasil penuturan dari Pak Hekinus, Indonesia merupakan pemegang saham terbesar di negara-negara yang ditanganinya, yaitu sebesar 1% dari seluruh total saham. Tapi selama ini kesempatan yang dimiliki untuk memanfaatkan hal tersebut masih sedikit karena sampai saat ini jumlah orang Indonesia yang bekerja di Kantor Pusat di Washington masih berjumlah 48 orang dari jumlah staf yang mencapai 7000 orang dari seluruh dunia.
Hingga 2011, Indonesia termasuk dalam 10 besar negara peminjam terbesar di WB (IBRD) namun tidak lagi termasuk dalam 10 besar peminjam IDA karena Indonesia sudah dianggap lulus. Menurut informasi dari Pak Hekinus Indonesia berencana untuk menjadi negara pendonor IDA, karena hingga saat ini hanya Singapura yang menjadi negara pendonor.
Darimana WB mendapatkan dananya? Dana yang dimiliki WB berasal dari donor, pembayaran pinjaman, biaya arbitrase, pembayaran utang, investasi dana, dsb.
Kemudian materi pun dilanjutkan oleh Ibu Dini Djalal yang menjelaskan tentang “The World Bank Group Welcomes Applicants From All Over The Globe”. Materi ini cukup singkat karena hanya menjelaskan bahwa WB menerima orang-orang berprestasi dibidangnya untuk mendaftar dan bekerja di WB. Proses penerimaan terbagi atas 2 jalur, pertama melalui sistem paket yaitu Young Professionals Program dan Junior Professionals Associates, dan yang kedua melalui sistem reguler yaitu rekrutmen teknisi, professional administrator, dan staff.
Adapun materi berikutnya adalah “Research Opportunities” yang dijelaskan oleh Pak Gunawan Pribadi, beliau juga alumni STAN. Dalam materi ini dijelaskan bahwa WB memiliki bank data yang dapat diakses melalui internet oleh siapa saja. Data yang dimiliki berbagai macam yang tentunya berhubungan dengan kegiata ekonomi atau pembangunan dari berbagai negara. Dengan kebijakan yang telah dibuat, lebih banyak informasi dapat disajikan kepada publik dengan mengakses data.worldbank.org.
Acara pun diakhiri dengan penyerahan plakat kepada masing-masing narasumber, kemudian menyanyikan lagu Mars STAN yang merupakan permintaan dari Pak Hekinus Malau.